oleh

Berkas Kasus Cabul dan Kekerasan di SATP Dikirim ke Kejaksaan

TIMIKA- Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Mimika telah mengirimkan berkas kasus cabul, dan kekerasan dilakukan oleh tersangka berinisial DFL, terhadap 25 anak yang merupakan pelajar Sekolah Asrama Taruna Papua (SATP), ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Mimika, guna dilakukan pemeriksaan berkas oleh tim Jaksa Penuntut Umum (JPU).

Hal itu disampaikan Kapolres Mimika, AKBP I Gusti Gde Era Adhinata, SIK melalui Kasat Reskrim Polres Mimika, AKP Hermanto, SH SIK yang ditemui Radar Timika, Selasa (13/4) kemarin di kantor Pelayanan Polres Mimika.

Kasat Reskrim menjelaskan, bahwa pihaknya kini menunggu hasil pemeriksaan berkas oleh tim JPU Kejari Mimika, terkait kelengkapan berkas kasus cabul dan kekerasan itu.

“Sudah tahap 1, dan kita tunggu hasil pemeriksaan berkas dari jaksa dulu. Kalau dari kami kan sudah jelas, saat olah TKP dan reposisi yang dilakukan,”tuturnya.

Untuk diketahui bahwa tersangka DFL diamankan kepolisian pada Kamis (11/3) lalu, di rumah salah satu kerabatnya di SP 1, Kelurahan Kamoro Jaya.

Tersangka diamankan lantaran dilaporkan telah melakukan tindakan pidana pencabulan dan kekerasan terhadap 25 anak di bawah umur, yang merupakan pelajar pada SATP yang berada di Jalan Sopoyono, SP4, Kelurahan Wonosari Jaya.

Akibat perbuatannya tersangka DFL diancam pidana 5 sampai 20 tahun, sebagaimana diatur dalam Pasal 82 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak. (tns)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *