oleh

Perdana, Bupati Tanam Sorgum di Kabupaten Mimika

TIMIKA – Bupati Kabupaten Mimika Eltinus Omaleng, SE MH perdana menanam Sorgum di Lahan Kelompok Tani Amole di SP 6. Penanaman secara perdana oleh bupati didampingi oleh Nyonya Kalina Omaleng dan Anggota DPRD Mimika, Tanzil Asharie serta Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan Alice I Wanma.

Penanaman Sorgum perdana ini akan diteruskan dalam beberapa pekan kedepan sampai lahan seluas 2 hektare tersebut semua tertanam sorgum.

Alice Irene Wanma kepada Radar Timika, Kamis (15/4) mengatakan bupati secara simbolis menanam sorgum di lahan kelompok tani Amole. Sorgum yang hampir sama dengan jagung ini merupakan salah satu makanan yang bebas gula. Tanaman ini sebagai pengganti nasi yang bisa dikonsumsi oleh para lansia serta anak-anak ataupun orang dewasa yang mengidap penyakit tertentu.

Tanaman sorgum yang lebih banyak mengandung posfor ini kata Alice merupakan salah satu program yang kedepannya akan dikembangkan oleh pemerintah. Tanaman sorgum yang bisa dikembangkan di daerah NTT, Jawa ini sebutnya diharapkan juga bisa berkembang di Mimika.

“Kita lihat banyak masyarakat yang kena penyakit gula, Diabetes Melitus, jadi kedepannya sorgum ini bisa digunakan dan dikonsumsi sebagai pengganti nasi, karena tanaman ini rendah gula dan lebih banyak kandungan posforny,” ujar Alice.

Tanaman sorgum ini juga sebutnya dari batang, daun sampai buahnya bisa diolah. Untuk batang yang bisa diolah menjadi gula cair, daun diolah untuk pakan ternak serta buahnya diolah sebagai pengganti nasi.

Dalam kesempatan tanam perdana ini, pihaknya juga sudah melakukan uji coba biji sorgum yang dikukus dan langsung bisa dikonsumsi.

Sementara untuk masa tanam selama 75 hari untuk pakan ternak, dan untuk sampai produksi selama tiga bulan. Setelah penanaman pertama, tanaman ini juga tidak perlu ditanam lagi setelah lima kali panen. Setelah masa panen, tanaman akan bertunas lagi dan tumbuh. Setelah lima kali panen, barulah ditanam biji sorgum yang baru lagi.

Dijelaskan Alice dari program penanaman sorgum ini, bupati mendukung dan mengapresiasi sebab tanaman ini adalah untuk kesehatan akan dikembangkan kedepannya.

Untuk penanaman sorgum di Kelompok Tani Amole sendiri tambah Alice, ini akan dijadikan pilot project untuk kelompok tani lainnya. Sebab dengan hamparan ladang yang cukup luas, tanaman sorgum ini akan diuji coba di sini.

“Kami harapkan ini akan jadi percontohan untuk semua kelompok tani, agar kedepan semua kelompok tani akan maju,” pungkasnya.(ami)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *