oleh

Kepala OPD Diminta Hadir Saat Kunker DPRD

TIMIKA – Wakil Ketua Komisi C DPRD, Martinus Walilo mengatakan dalam setiap agenda Kunjungan Kerja (Kunker) yang dilakukan oleh tiga komisi yang ada di lembaga legislatif ini, setiap kepala-kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) harus menghadiri agenda penting ini.

Hal ini ia ungkapkan sebab tercatat sudah dua kali dalam agenda yang sama di Dinas Pendidikan, kepala dinas absen dari pertemuan. Setali dengan hal ini, pada Kunker di Dinas PUPR awal pekan ini juga, kepala dinas berada di luar kantor akhirnya Kunker dibatalkan.

Politisi Partai Demokrat ini kepada Radar Timika, Kamis (22/4) di Kantor Dinas Pendidikan mengatakan Kunker ini merupakan tugas resmi yang dilakukan oleh wakil rakyat. Untuk itulah, ia berharap kepala-kepala dinas sebagai mitra legislatif harus ada di tempat dan memenuhi undangan mereka.

“Kami ini jalan atas dasar dinas, resmi, atas nama lembaga, jadi saya minta kepala-kepala dinas bisa hadir dalam agenda kunjungan kerja, banyak hal menyangkut tupoksi, DPRD harus punya data supaya dalam pelaksanaan tugas itu terarah, bertanggung jawab dalam tupoksinya,” jelas Martinus.

Lanjutnya, sesuai dengan salah satu tugas dewan yakni pengawasan penggunaan APBD ini, maka kepala-kepala dinas diharapkan bisa menghormati undangan resmi dari lembaga ini.

Ketidakhadiran kepala dinas dalam agenda Kunker ini kata Martinus, sebenarnya bisa dikomunikasikan sebelum kegiatan berlangsung. Jika memang tidak ada di Timika, maka hal ini bisa dikoordinasikan dengan Bagian Kesekretariatan DPRD kembali untuk dicarikan waktu lain ataupun dilimpahkan kepada sekretaris dan para kabid lain. Namun, jika memang kepala dinas berada di kota Timika dan tidak dalam kesibukan lain, maka hal ini akan menjadi catatan dewan untuk selanjutnya hal ini diteruskan ke bupati.

“Jika kepala dinas ada di sini, dia tidak hadir, maka dia tidak hargai dewan, kami akan surati bupati untuk yang bersangkutan dipindahkan, tidak boleh lagi ada di situ (memimpin dinas),” imbuhnya. (ami)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *