oleh

Masyarakat Mimika Mulai Terbiasa Belanja Online

TIMIKA – Di zaman teknologi yang semakin berkembang pesat ini, penyedia barang dan jasa menyediakan aplikasi yang mempermudah konsumenya untuk bertransaksi. Ini juga yang membuat CEO Marhani Grosir untuk mengaplikasikan kemudahan berbelanja secara online di Timika.

Sejak dilaunching websitenya, Marhani Grosir.Com pada 21 Maret 2021 lalu, sampai kini sudah ada 800 member (konsumen) yang aktif berbelanja secara online.

CEO Marhani Grosir, Ardi kepada Radar Timika, Selasa (4/5) mengatakan aplikasi belanja online yang ia inisiasi sendiri sejak tahun lalu ini kini diminati oleh para konsumen di Timika. Hal ini terbukti dengan setiap harinya ada transaksi belanja online di toko Marhani Grosir.

“Alhamdulillah perkembanganya sudah luar biasa, respon mereka terhadap belanja online sudah baik, selama ini masyarakat taunya belanja jika lokal, basisnya di facabook, bukan aplikasi sendiri, kalau ada aplikasi dari luar,” jelas Ardi.

Lanjutnya, saat ini para konsumen sudah mulai nyaman mengunakan aplikasi belanja secara online ini. Barang-barang yang di jual melalui aplikasi ini sendiri sangat jelas sebab sudah tertera dengan harga per itemnya.

Dikatakan Ardi, ia menginisiasi aplikasi belanja online ini disebabkan karena melihat pangsa pasar dan perkembangan era digital yang semakin pesat.

Dengan latar belakang pendidikan IT, Ardi mulai membuat website ini pada Mei tahun lalu.

“Dari awal dulu sudah mau buat, pada saat lockdown (karena covid-19) tahun lalu, saya buat seadanya (website) ini, pada akhirnya rilis 21 Maret lalu,” ujarnya.

Website ini sebutnya, pada awal peluncuranya baru di versi 1.0 dan kini sudah meningkat ke versi 1.7. Nantinya versi 2.0 masih akan dicapai agar aplikasi ini menjadi lebih sempurna.

Sementara itu, untuk belanja secara online ini kini diberikan ongkos kirim. Jika transaksi di dalam kota belanja minimal 150 ribu maka tidak dikenakan ongkir, di wilayah seputaran SP2 belanja Rp 400 ribu bebas ongkir dan wilayah SP1 Rp 300 ribu bebas ongkir. Ongkir sendiri mulai Rp 5000-10000.

Dalam penerapan aplikasi belanja online ini kata Ardi, hanya pada tahap edukasi penggunaan aplikasi. Masih banyak orang yang belum pernah belanja online belum memahami penggunaan aplikasi ini. Namun dengan kegigihan mulai dari awal door to door, kini member belanja online ini semakin bertambah.

Ditambahkan Ardi, dalam pembelanjaan online ini, kebutuhan yang paling banyak dipesan oleh konsumen adalah sembako, terutama beras.

Dari pemesanan belanja online ini, rata-rata ada 10-20 konsumen. Dengan layanan belanja mulai jam 07.00-17.00 wit sore, pihaknya tambah Ardi, tetap juga melayani pemesanan di malam hari. Walaupun sudah offline di malam hari, namun ia memastikan pesanan bisa diantarkan pada pagi harinya.

“Jam pengantaran fleksibel, akan ditanyakan mau diantar jam berapa, dan kami lihat kesiapan kurir juga,” imbuhnya. (ami)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *