oleh

APBD Tahun 2022 Diproyeksi Rp 3,9 Triliun

TIMIKA – Melihat situasi ekonomi yang belum stabil akibat pandemi Covid-19, Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Mimika belum berani menargetkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2022 yang cukup tinggi.

Dari hasil penyusunan perencanaan yang melalui tahapan Musrenbang distrik, Forum Perangkat Daerah dan Musrenbang RKPD maka ditetapkan sementara proyeksi  APBD Tahun 2022 sebesar Rp 3,9 triliun. Hal itu diungkapkan Sekretaris Daerah (Sekda) Mimika, Michael Gomar, SSTP MSi ketika ditemui di Hotel Horison Ultima Timika, Selasa (18/5) kemarin.

Semestinya saat ini sudah masuk dalam pembahasan APBD Perubahan 2021. Namun Tim Anggaran Pemerintah Daerah masih menunggu Laporan Hasil Pemeriksaan LKPD dari BPK RI yang rencananya dilakukan pada awal Juni mendatang. Setelah LHP ada dilanjutkan dengan Laporan Keterangan Pertanggungjawab (LKPJ) yang disampaikan ke DPRD. “Setelah pembahasan LKPJ baru persiapkan APBD Perubahan Tahun 2021,” ujarnya.

Tim Anggaran juga belum menetapkan proyek APBD Perubahan karena masih menunggu informasi dari Kementerian Keuangan terkait pengaluran dana perimbangan maupun dana alokasi umum dan dana alokasi khusus. “Kita kuatirkan jangan sampai kejadian seperti tahun 2020 dimana dana transfer triwulan IV tidak disalurkan,” terangnya.

Untuk APBD Tahun 2022 lanjut Gomar sudah dalam tahap penyusunan dengan menetapkan pagu indikatif sebesar Rp 3,9 triliun. Pagu indikatif masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD) juga sudah ditetapkan dan menjadi acuan dalam pengusulan program.

Dengan terselenggaranya PON di tahun ini maka mulai tahun depan arah kebijakan prioritas penganggaran kata Gomar akan kembali difokuskan pada pelayanan dasar seperti pendidikan, kesehatan, infrastruktur dan pemberdayaan ekonomi masyarakat. Juga pemeliharaan aset berupa venue PON yang sudah dibangun yang rencananya dikomersilkan supaya bisa menghasilkan PAD bagi Mimika.(sun)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *