oleh

PMKRI Timika Harapkan Pemda Serius Tangani Masalah Sampah

Dan Perhatikan Anak ‘Aibon’ serta ODGJ

TIMIKA – Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) Cabang Timika Santa Theresia menyampaikan dua hal atau gagasan yang hendak disampaikan kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Mimika. Dimana gagasan itu berdasarkan hasil rapat kerja pengurus PMKRI Cabang Timika Santa Theresia yang dilaksanakan Minggu (16/5) lalu di Aula Santa Stefanus Sempan.

Ketua Presidium PMKRI Cabang Timika Santa Theresia, John Rifaldo Fautngiljanan dalam keterangan tertulis, Selasa (18/5) menjelaskan, dari hasil rapat kerja bersama sekitar 20 anggota PMKRI Cabang Timika Santa Theresia tersebut, ada dua rekomendasi yang hendak disampaikan ke pemerintah daerah. Pertama yakni mengenai penanangan sampah, dan kedua berkaitan dengan perhatian pemerintah daerah terhadap anak aibon dan Orang dengan Gangguan Kejiwaan (ODGJ).

“Sudah dilaksanakan rapat kerja dimana untuk masalah sampah, diharapkan agar ada penanganan dari tingkatan atau lingkup RT, RW dan Kelurahan hingga distrik. Itu sudah kami bahas dalam program kerja cabang dan disampaikan langsung oleh Presidium Germas,” tulisnya.

Sedangkan untuk permasalahan anak aibon dan orang dengan gangguan kejiwaan, ia mengaku pihaknya prihatin karena masalah tersebut tidak ditangani dengan baik. Sehingga PMKRI Cabang Timika Santa Theresia menyampaikan ada baiknya dibangun sebuah tempat penampungan maupun pembinaan yang bersifat lembaga sosial untuk memerhatikan permasalahan tersebut.

“Hal ini menjadi perhatian dan menjadi fokus pembahasan kami karena sudah selaras dengan visi dan misi PMKRI yaki membela kaum yang tertindas maupun kaum minoritas serta berwawasan kebangsaan,” ungkap John.

Ia juga menyampaikan harapan agar hal ini dapat didengar pemerintah daerah dan pihaknya mengaku siap diajak berdiskusi untuk menyumbangkan gagasan apabila diperlukan. Sementara itu, ia mengaku belum mengetahui kapan waktu pasti pihaknya akan bertemu pemerintah daerah meskipun rencana itu dipastikan ada. “Rencana kita ada. Tapi mungkin belum dalam waktu dekat,” tutupnya. (dcx)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *