oleh

Warga Mimika Gunung Harapkan Pembangunan Jalan Masuk Kampung

TIMIKA – Warga Kampung Mimika Gunung, Distrik Kuala Kencana berharap pemerintah membangun akses jalan masuk ke kampung mereka. Selain jalan masuk ke kampung, warga juga ingin pemerintah membangun jalan mulai dari check point Kuala Kencana tembus ke Kampung Mimika Gunung yang diperkirakan kurang lebih 5 km. Hal itu diungkapkan Anggota Komisi C DPRD Mimika Sasiel Abugau kepada Radar Timika, Selasa (18/5).

Politisi PDIP ini mengatakan, apa yang menjadi harapan warganya ini sangat besar agar mereka bisa juga menikmati pembangunan yang dilaksanakan oleh pemerintah.

Dikatakan Sasiel, bagaimana warganya tidak terus terusan mengeluhkan kurangnya perhatian pemerintah jika kondisi jalan Trans Nabire di sepanjang perempatan Kuala Kencana hingga depan Mayon menuju ke Jayanti  yang kondisinya rusak dan rawan kecelakaan.

“Warga saya itu mau kalau pemerintah juga perhatian mereka, selama ini jalan akses masuk ke kampung Mimika Gunung, jalan besar ini rusak parah, rawan kecelakaan kendaraan, jadi tolong perhatikan apa yang jadi keinginan warga ini,” jelasnya.

Sasiel mengatakan, atas apa yang menjadi keluhan warganya ini, ia sebagai wakil rakyat sudah mengusulkan kepada pemerintah melalui musrenbang dan juga pokir dewan untuk pembangunan jalan.

Pemerintah dalam hal ini Dinas PUPR sebut Sasiel harus melakukan pembangunan jalan yang baru sebab kondisi jalan mulai dari perempatan 32 Kuala Kencana hingga depan Mayon sudha rusak. Hal ini sendiri dikarenakan seringnya jalan ini dilewati oleh kendaraan dengan muatan berat seperti muatan pasir dan timbunan.

Walaupun masyarakat kata Sasiel, sudah berusaha untuk membangun jalan dengan secara swadaya, namun jalan yang ada belum sampai ke jalan masuk menuju kampung. Untuk itulah, ia berharap tahun depan ada proyek pembangunan jalan yang masuk untuk Kampung Mimika Gunung.

Dikatakan Sasiel, pemerintah diharapkan juga tidak hanya terus menerus fokus untuk membenahi dan membangun infrastruktr di seputaran kota Timika saja namun di daerah-daerah pinggiran terbengkalai. Padahal, pemerintah harus juga melihat jika masih ada warga yang tinggal di pinggiran kota yang harus diperhatikan.

Sebagai wakil rakyat, Sasiel menambahkan ia sendiri juga sudah memasukan apa yang menjadi keluhan warga ini ke Pokok Pikiran (Pokir)nya. Ia harap tahun 2022 mendatang, usulan yang sudah tiga kalinya dimasukan ke pemerintah ini bisa terjawab.

“Saya sudah usulkan juga di pokir, lama jadi harus dipenuhi pemerintah, jangan karena alasan bangun terus di kota baru di kampung tidak,” pungkasnya. (ami)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *