oleh

Bupati Omaleng: Mimika Hentikan Aktivitas untuk PON XX Papua

“… sehingga semua aktivitas akan dihentikan walaupun akan datang tim PON XX (PB PON maupun semua pihak terkait PON) datang,” sebut Bupati Omaleng.

TIMIKA – Bupati Mimika, Eltinus Omaleng, SE MH menegaskan PB PON XX Papua 2021 Sub Mimika, berhenti dalam melakukan layanan PON XX Papua dan segala aktivitasnya, baik untuk melayani PB PON XX Papua, maupun tim yang dari pusat. Sikap ini diambil hingga adanya kepastian terkait penganggaran sesuai dengan yang diajukan Mimika.

Langkah penghentian aktivitas suksesi PON itu diutarakan langsung Bupati Omaleng pada Rapat Evaluasi PB PON XX Papua 2021 Sub Mimika di Aula Pertemuan Sekretariat Sub PB PON Mimika, Senin (7/6).

“Ini rapat kita yang terakhir dan tidak ada lagi aktivitas layanan untuk PON XX Papua. Jadi kalau ada PB PON XX Papua ataupun pusat terkait PON, kita tidak akan layani hingga adanya kepastian mengenai dana bagi penyelenggaraannya sesuai kebutuhan,” kata Bupati Eltinus Omaleng dalam rapat evaluasi bersama para Koordinator Bidang Sub PB PON XX Klaster Mimika, sebagaimana rilis tertulis dari Humas dan PPM PON XX Papua Sub Mimika, kemarin.

Dalam rilis tersebut, juga dijelaskan mengenai hasil rapat evaluasi kemarin, yakni Pertama, terkait kesiapan Mimika yang sejauh ini sudah baik, tetapi mulai Senin kemarin, tidak ada lagi kegiatan yang dilakukan. Bahkan, rapat evaluasi yang sementara digelar saat itu, disebut merupakan rapat terakhir sampai dengan adanya titik terang terkait sumber dana untuk penyelenggaraan PON XX. “Artinya hingga sudah ada informasi diberikannya berapa hak yang diperoleh atau diberikan kepada Mimika. Apakah sesuai dengan Kebutuhan Mimika atau belum, sehingga semua aktivitas akan dihentikan walaupun akan datang tim PON XX (PB PON maupun semua pihak terkait PON) datang,” sebut Bupati Omaleng.

Kedua, upaya pengerjaan Venue PON di Mimika seperti pada Venue Aero Modeling dan Terbang Layang tetap dilaksanakan, karena sudah dianggarkan. Sebab pembangunan fasilitas itu bukan dari anggaran PON, tapi anggaran Otsus melalui APBD Kabupaten Mimika.

Bupati Omaleng dalam rapat tersebut juga menegaskan, saat ini semua OPD bekerja seperti biasa dalam menjalankan roda pemerintahan dan pelayanan masyarakat, bukan untuk PON. “Karena selama ini juga upaya pembangunan yang dilakukan Kabupaten Mimika, tidak pernah ada kucuran dana PON sebesar Rp 2 triliun yang dimiliki PB PON XX Papua itu ke Kabupaten Mimika,” tegasnya.

“Bappeda juga yang seharusnya fokus pada perubahan anggaran, yang harusnya sudah dilaksanakan di bulan Mei 2021, tetapi karena kesibukan PON ini makanya masih belum dilaksanakan,” sambung bupati.

Bupati Eltinus Omaleng pun memerintahkan Kepala Dinas PUPR Kabupaten Mimika, Dominggus Mayaut untuk tidak lagi menguras tenaga dan pikiran untuk PON. Termasuk untuk semua jenis tambahan-tambahan yang sempat dialokasikan dari APBD Mimika. “Semuanya biar ditunggu saja dari sumber dana PON XX Papua,” tekannya.

Bupati juga memerintahkan OPD agar menghitung semua yang sudah dikeluarkan dari sumber dana APBD Kabupaten Mimika untuk semua jenis tambahan kegiatan terkait dukungan untuk infrastruktur PON XX Papua di Klaster Mimika.

Situasi yang dialami saat ini ditegaskan Bupati Omaleng, telah menyebabkan kemunduran terhadap kinerja dalam mempersiapkan PON XX di Mimika. “Jadi kalau memang mau sukses bersama, maka semua ketersediaan infrastruktur yang sudah tersedia di Kabupaten Mimika harus disewakan semua oleh Kabupaten Mimika, agar semua kerugian yang dialami Mimika bisa dikembalikan. “Kalau PB PON XX Papua mau pakai silahkan saja, tetapi harus menyewanya,” kata Bupati Eltinus Omaleng dalam rapat evaluasi, kemarin.

Sikap ini disebutkan Omaleng lantaran PB PON Papua tiba-tiba akan memberi Mimika hanya Rp 100 miliar, tanpa ada anggaran untuk kegiatan fisik atau pembangunan sarana dan penunjang PON di Mimika.

“Jadi kita tunggu saja sampai mereka kasih kita lampu hijau. Jadi mulai rapat ini jangan pusingkan lagi soal PON XX, nanti setelah PB PON XX Papua benar-benar menghibahkan sesuai permintaan kebutuhan dana Klaster Mimika sekitar Rp 500 miliar lebih itu, baru kita kerja untuk persiapan PON XX bisa kembali dilaksanakan di Kabupaten Mimika. Tapi kalau hanya seperti kemarin itu, (Dana Operasional) sekitar Rp 78 miliar itu untuk apa?” tekan Eltinus Omaleng. (*/sms)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *