oleh

Masyarakat Terus Diingatkan Agar Mewaspadai Kosmetik Tanpa Ijin Edar

TIMIKA – Loka POM di Kabupaten Mimika tidak henti-hentinya mengingatkan dan memberikan informasi kepada masyarakat agar selalu mewaspadai peredaran produk kosmetik dan aneka jamu tradisional maupun modern tanpa ijin edar. Hal ini dilakukan sebab sampai saat ini disinyalir masih adanya peredaran produk kosmetik dan aneka kosmetik tanpa ijin edar di tengah masyarakat.

Kepala Kantor Loka POM di Kabupaten Mimika, Lukas Dosonugroho, Kamis (17/6) mengungkapkan jika pameran kosmetik “Iwana Tipu-Tipu” yang rutin digelar oleh pihaknya ini dilakukan dengan  memamerkan produk kosmetik tanpa izin edar (TIE) yang masih beredar di masyarakat.

“Jadi untuk masyarakat kami akan selalu ingatkan agar hati-hati dalam membeli produk kosmetik maupun jamu karena masih banyak yang beredar tanpa adanya ijin edar yang resmi,” ujarnya.

Untuk memastikan produk kosmetik dan jamu yang akan digunakan ada ijin edar resmi dari pemerintah, Lukas berharap selalu ingat selalu Cek KLIK (cek Kemasan, Label, Izin Edar, dan tanggal Kedaluwarsanya).

Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) mengimbau masyarakat mewaspadai 17 jenis kosmetik Tanpa Izin Edar (TIE). Ke-17 kosmetik tersebut di antaranya Acne cream malam, PB lidya skin care, krim iritasi, pemerah bibir cream, serum white cream lidya house clinic, cream luka, SB plus cream, comfort cream, grape stem cell W, vital c peel + 02, pure white etrebelle intensive peeling, apple stem cell lifting shaker mask essence bubuk, dan grape stem cell whitening shaker mask essence cair.

Ke-17 kosmetik tersebut tidak layak edar di masyarakat, karena mengandung empat bahan berbahaya yakni merkuri, hidrokuinon, asam retinoat, dan resorsinol yang dapat Menurutnya, keempat bahan berbahaya tersebut harus digunakan sesuai resep dokter, bila tidak dikhawatirkan akan menimbulkan iritasi atau penipisan kulit.

Ia mengakui peran serta masyarakat dan pemerintah dibutuhkan untuk mencegah peredaran kosmetik berbahaya. Masyarakat, tambahnya diharapkan segera melaporkan kepada Badan POM bila menemui kosmetika ilegal tersebut.(ami)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *