oleh

293 CPNS Ikuti Latsar

TIMIKA – Setelah melewati banyaknya proses mulai dari pendaftaran dan seleksi pada Tahun 2019 lalu, kini tinggal selangkah lagi bagi 293 orang Calon Pegawai Negeri Sipil formasi Tahun 2018 untuk ditetapkan menjadi Pegawai Negeri Sipil.

Tahapan terakhir yang harus diikuti adalah Latihan Dasar (Latsar) atau dulunya disebut Diklat Pra Jabatan, sedang diikuti oleh 293 CPNS Golongan II dan III selama 21 hari penuh. Mulai Senin (21/6) yang dibuka di Gedung Tongkonan oleh Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Mimika, Yulianus Sasarari didampingi Kepala BKPSDM Mimika, Hermalina Imbiri dihadiri para pimpinan OPD.

Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Mimika, Yulianus Sasarari dalam sambutannya mengatakan, pelatihan dasar merupakan syarat bagi para CPNS untuk dapat diangkat menjadi PNS. Latsar dilaksanakan untuk memberikan pengetahuan dalam rangka pembentukan wawasan kebangsaan, kepribadian dan etika PNS. Juga pengetahuan dasar tentang sistem penyelenggaraan pemerintahan, bidang tugas, serta budaya organisasi agar nantinya PNS mampu melaksanakan tugas pokok dan fungsi sebagai pelayan masyarakat.

Untuk membangun pemerintahan yang baik kata Sasarari, diperlukan SDM aparatur yang profesional, bertanggungjawab serta dapat menjadi teladan bagi masyarakat. Dimana ASN memiliki karakteristik adaktif, berintegritas, berkinerja tinggi, bersih dan berwibawa serta bebas KKN. Mampu melayani publik, netral, berdedikasi dan memegang teguh nilai-nilai dasar dan kode etik aparatur negara.

Beberapa isu dan opini bernada miring yang berkembang di masyarakat terhadap kinerja PNS, yaitu kualifikasi aparatur yang belum sesuai dengan kebutuhan pelayanan publik kurang optimal, kinerja dan disiplin pegawai yang rencah, bermental buruk serta masalah lainnya yang berpangkal pada kualitas sumber daya aparatur.

Isu itu kata Sasarari, harus dijawab dan direspon dengan cara mewujudkan aparatur pemerintah yang bermoral, berperilaku baik, jujur dan bertanggungjawab dalam melaksanakan tugas. Aparatur pemerintah yang kompetitif memiliki kemampuan di bidangnya dan memiliki jiwa bersaing secara sehat dan sportif serta aparatur yang profesional yang memiliki pengetahuan, keahlian, keterampilan dan mempunyai visi kedepan serta memiliki sikap untuk dapat melaksanakan tugas pemerintahan dan pembangunan.

Dalam menghadapi paradigma baru pemerintahan dalam era reformasi, maka Pemda selalu berupaya terus meningkatkan kinerja dan profesionalisme dalam pengembangan sumber daya aparatur melalui pendidikan dan pelatihan. Baik diklat yang bersifat penjenjangan, maupun yang teknis salah satunya pelatihan dasar.

Kepala BKPSDM Mimika, Hermalina Imbiri mengatakan, formasi CPNS Tahun 2018 sebetulnya berjumlah 300. Namun dua orang meninggal dunia dan satu orang mengundurkan diri. Jadi tersisa 297 yang diproses untuk mendapatkan Nomor Induk Pegawai (NIP).

Selanjutnya dari 297 orang ini, baru 293 yang mengikuti Latsar lantaran 4 orang lainnya masih proses NIP. Tiga sudah jadi namun, persyaratan BPSDM Provinsi Papua yang menegaskan bahwa harus ada SK untuk bisa mengikuti latsar.

Setelah Latsar, BKPSDM Mimika selanjutnya akan memproses pengangkatan CPNS menjadi PNS. “Kan masa CPNS ada setahun. TMTnya satu oktober tahun lalu. Berarti Oktober 2021 itu sudah setahun. Jadi kita proses cepat, selesai Latsar, proses persyaratan lengkap dan kita usulkan untuk PNS,” ujar Hermalina.

Sekretaris BPSDM Papua, Anthony M Mirin dalam sambutannya mendorong agar CPNS di Mimika bisa mengabdi secara tulus kepada masyarakat untuk mewujudkan visi misi Gubernur, yaitu Papua bangkit, mandiri dan sejahtera. Agar tidak bergantung terus, maka harus berinovasi.

Di Provinsi Papua kata Anthony ada 14 ribu CPNS yang belum mengikuti Latsar. Saat ini ada 6 atau 7 kabupaten termasuk Mimika yang juga menggelar Latsar. Beberapa kabupaten sudah melakukan, diantaranya Kota Jayapura, Kabupaten Puncak Jaya, Sarmi, Kabupaten Jayapura, Boven Digoel, Merauke dan Keerom. (sun)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *