oleh

DPRD Dorong Distanbun Kembangkan Tanaman Pangan

TIMIKA – Melihat keberhasilan Kabupaten Bantaeng, Provinsi Sulawesi Selatan dalam pengembangan tanaman pangan seperti kentang, DPRD Kabupaten Mimika juga berharap Pemda Mimika, dalam hal ini Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan bisa terus meningkatkan program mereka dalam pengembangan tanaman pangan di daerah ini.

Ketua Komisi B DPRD Mimika, Rizal Pata’dan, Senin (21/6) mengatakan, berkaca pada hasil studi banding di Kabupaten Bantaeng, dengan keberhasilan Pemdanya dalam mengelola sumber daya alam yang ada, seperti di bidang pertanian dan perkebunan, hal ini juga bisa dicontoh oleh daerah ini.

Dengan kontur tanah yang juga cukup subur di beberapa wilayah Satuan Pemukiman kata Rizal, Dinas Tanaman Pangan Mimika bisa mencontoh program tanaman pangan yang dikembangkan oleh Kabupaten Bantaeng.

“Keberhasilan Kabupaten Bantaeng di bidang tanaman pangan inilah yang kita bisa contoh di sini, kita bisa galakkan swasembada pangan,” jelasnya.

Politisi Partai Golkar ini mengakui jika daerah masih cukup tergantung dengan pasokan pangan dari luar Timika. Sementara untuk komoditi pertanian lokal belum bisa memenuhi kebutuhan pangan masyarakat sehri-hari karena produktivitas masih terbatas.

Untuk itulah, beberapa daerah khususnya di pegunungan seperti di Distrik Tembagapura sebutnya, bisa menjadi salah satu tempat untuk ditanami berbagai jenis komoditi pangan seperti kentang dan wortel. Jenis-jenis tanaman yang ditanam di daerah bersuhu dingin ini sebutnya bisa ditanam juga di daerah pegunungan di Timika.

Selain kentang dan wortel, beberapa komoditi lainya seperti daun bawang juga bisa ditanam di Timika, sehingga tidak lagi mendatangkan komoditi ini dari luar.

Masyarakat kata Rizal, harus terus diberikan pendampingan agar bisa bercocok tanam dengan profesional agar ke depannya daerah ini bisa memiliki komoditi pangan yang mencukupi kebutuhan sehari-hari.

Ditambahkan Rizal, untuk mengembangkan bidang pertanian ini disarankan agar pemerintah bisa menjalin kerja sama dengan universitas teknis untuk melihat kemungkinan apakah lahan di Timika bisa ditanami beberapa jenis komoditi tanaman pangan tadi. (ami)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *