oleh

Pelajar Kelas 6 Tenggelam di Permandian Sungai Waga-Waga

TIMIKA- Seorang bocah berusia 11 tahun yang diketahui bernama Deni Samudra, warga Jalan Nuri, belakang Hotel Serayu, meninggal dunia setelah korban tenggelam di lokasi permandian Sungai Baliem Waga-Waga di Jalan Trans Nabire, Mayon, pada Selasa (20/7) sekitar pukul 14.00 WIT.
Kapolsek Kuala Kencana, Iptu Yakobus Sera Ayatanoi, yang dikonfirmasi Radar Timika, Rabu (21/7) kemarin mengatakan, korban yang merupakan pelajar Sekolah Dasar (SD) kelas 6 itu meninggal akibat tenggelam.

Lebih lanjut ia menjelaskan, pihaknya menerima laporan terkait kasus tenggelamnya bocah 11 tahun itu sekitar pukul 14.15 WIT.
Setelah menerima laporan, personel dari Polsek Kuala Kencana langsung mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP) guna melakukan tindakan kepolisian.

“Anggota tiba di TKP, korban sudah diberi nafas bantuan oleh orang tuanya namun tidak ada respon. Sehingga korban langsung kita evakuasi ke RSMM Caritas dengan menggunakan mobil patroli Polsek Kuala Kencana,”jelas Kapolsek.

Menurut Kapolsek bahwa saat korban tiba di RSMM Caritas, langsung diberikan tindakan medis oleh tim medis akan tetapi korban sudah tidak bisa terselamatkan.

“Karena sudah meninggal, jenazah korban kemudian dibawa dari RSMM ke rumah duka dengan pengawalan anggota Polsek Kuala Kencana,”sambung Iptu Sera.

Kemudian Kapolsek juga menjelaskan bahwa dari keterangan orang tua korban, menyebutkan bahwa saat korban saat itu pergi ke lokasi permandian Kali Baliem Waga-Waga bersama orang tuanya.

“Saat di TKP, korban sempat minta izin sama bapaknya untuk berenang bersama adiknya. Kemudian saat itu bapaknya mengizinkan, namun bapaknya sempat ingatkan korban untuk tidak berenang di tempat yang dalam. Beberapa saat berenang, lalu adiknya naik dan memberitahukan ke bapaknya bahwa korban sudah tidak kelihatan di dalam air,”urai Kapolsek.

Menerima laporan dari adik korban, kemudian bapak korban saat itu juga langsung mencari korban di sepanjang pinggiran sungai sambil bertanya kepada pengunjung yang lain.

“Karena bapaknya sudah jalan cari dan tanya kepada masyarakat yang ada di lokasi permandian itu, tapi tidak menemukan dan melihat korban. Sehingga masyarakat pun ikut berenang untuk membantu mencari korban, dan saat itu mereka menemukan korban di dasar sungai dalam kondisi sudah tidak bergerak. Mereka lalu membawa korban naik ke darat untuk memberikan pertolongan awal tapi karena korban sudah tidak bergerak. Makanya langsung dievakuasi ke RSMM,”papar Kapolsek.(tns)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *