oleh

Mimika Batal Lockdown

TIMIKA – Mimika ditetapkan sebagai salah satu kabupaten dalam Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level-4 oleh Pemerintah Pusat. Menindaklanjuti itu, Satuan Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Mimika melakukan penyesuaian beberapa kebijakan.

Sebagaimana PPKM level-4 di daerah lainnya, maka Mimika juga tidak memberlakukan lockdown yang sebelumnya sudah direncanakan. Hanya saja, ada beberapa perubahan kebijakan salah satunya pembatasan aktivitas yang kini diperbolehkan dari jam 6 pagi sampai jam 8 malam atau pukul 20.00 WIT.

Keputusan ini merupakan hasil rapat evaluasi Satgas Covid-19 yang dipimpin Bupati Mimika, Eltinus Omaleng, SE MH bersama Kapolres Mimika, AKBP I Gde Era Adinatha dan dihadiri para pejabat Pemda Mimika, Jumat (30/7) kemarin.

Sekretaris Daerah Mimika, Michael Gomar, SSTP MSi yang ditemui usai pertemuan mengatakan PPKM level 4 mulai diberlakukan pada 1 sampai 14 Agustus 2021 mendatang. Ini berpedoman pada Instruksi Mendagri Nomor 35 Tahun 2021.

Beberapa perubahan kebijakan dari PPKM mikro sebelumnya. Aktivitas masyarakat dari jam 6 pagi sampai jam 8 malam. Kegiatan peribadatan, pernikahan dan hajatan apapun ditiadakan. “Sesuai Instruksi Mendagri, kegiatan peribadahan dihentikan. Kegiatan peribadatan baik di Masjid, Gereja semua dibatasi,” katanya.

Kegiatan esensial dan kritikal seperti kesehatan, kamtibmas, logistik, BBM tetap normal dengan protokol kesehatan. Perkantoran pemerintahan dibatasi hanya 25 persen. Perbankan 50 persen. Pasar dan mall dibatasi hanya 50 persen karyawan.

Sekda menjelaskan, kegiatan malam hari dibatasi karena sebagian besar tempat perkumpulan seperti restoran, kafe, warkop dan tempat nongkrong lainnya menimbulkan kerumunan yang menyebabkan percepatan penularan Covid-19.

Agar tidak mematikan kegiatan usaha masyarakat, maka penjualan tetap bisa dilakukan secara online. Tidak ada kartu khusus, namun petugas penyekatan akan melakukan pengecekan kurir. “Petugas yang antar makanan harus beri bukti orderan, tidak ada sistem kartu,” katanya.

Selama PPKM level 4, Sekda menyatakan Pemda akan mengumumkan data penerima bantuan yang disalurkan oleh pemerintah pusat baik itu PKH, BST maupun BLT dana desa serta beberapa program bantuan yang disalurkan kepada masyarakat yang terkena dampak. (sun)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *