oleh

Datangi DPRD, Puluhan Ketua RT dari 17 Kelurahan Mengeluh Diberhentikan Sepihak

“Kami ke distrik, kami ke DPMK, kami kasih masukan beberapa point pertanyakanm apa salah kami sehingga kami dikeluarkan, prosesnya apabila dikeluarkan harus sesuai hukum,” ungkapnya.

Menanggapi keluhan para ketua RT, Ketua Komisi A DPRD Mimika, Daud Bunga mengatakan, protes terjadi karena tiba-tiba ada penggantian dan ketua RT yang baru ini diusulkan secara sepihak oleh kepala kelurahan. Padahal, mereka (ketua RT lama) sebutnya mengaku sudah kenal dekat dengan masyarakat, namun kenapa tiba-tiba diganti. Untuk itulah mereka ingin tahu asalan penggantianya. RT baru yang ada sekarang berdasarkan informasi para ketua RT yang datang ini kata Daud, tidak melalui mekanisme pemilihan, namun ditunjuk langsung.

Melihat masalah ini, Daud mengungkapkan jika pihaknya akan menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan dinas terkait untuk mengetahui persoalan sebenarnya.

“Kami Komisi A akan memanggil Sekda, Asisten I, DPMK, Kepala Distrik dan Bagian Pemerintahan Kampung, kami juga tidak menginginkan jika ketua RT ini dipilih oleh kepala kelurahan, namun seharusnya atas dasar pemilihan oleh masyarakat,” jelasnya.

Lanjutnya, jika langkah yang diambil oleh pemerintah sesuai aturan, maka ia pasti akan mendukung karena RT ini bagian dari pemerintahan paling depan. “Kalau RT sudah tidak punya kinerja yang baik lagi, sudah wajar dievaluasi, namun jika RT yang kerjanya bagus kenapa harus diganti dan tidak sesuai prosedur,” tanya Daud.

Senada yang diungkapkan Anggota Komisi A lainya, H Iwan Anwar mengatakan jika masalah ini harus diselesaikan dengan mendengarkan dua belah pihak.  “Kami harus mendengar ke dua belah pihak,  untuk kepastianya maka harus ada agenda RDP bersama OPD terkait, kita mau dengarkan penjelasan dari dinas terkait, setelah itu baru kita bisa tau permasalahanya. Setelahnya baru kita bisa ambil keputusan untuk langkahnya selanjutnya, dan apakah ada langkah yang akan diambil sesuai prosedur,” pungkasnya. (ami)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *