oleh

Makam 2 T

Demikian juga Kapolda ternyata sudah ke rumah Prof Dr dr HardiDarmawan. Kapolda memaafkan sang profesor.

Kenapa Kapolda yang ke rumah Prof Hardi? Bukan sebaliknya? “Kapolda menganggap Prof Hardi itu lebih senior,” ujar staf tersebut. “Kapolda bilang kepada sang profesor, anggap saja ini ada dua profesor yang terkecoh”.

Kapolda Eko Indra ternyata juga seorang guru besar. Ia profesor ilmu sumber daya manusia di PTIK (Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian). Sejak tahun lalu –di wisuda tiga bulan lalu. Gelar doktornya juga di ilmu SDM –dari Universitas Negeri Jakarta, dahulu IKIP.

Semua orang pernah mengalami musibah. Tapi tidak semua orang tahu bagaimana mengatasinya. (*)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *