Panas! Isi Pidato SBY Yang Bikin pdip Gerah Sampai Ungkit Ungkit Masa Lalu

pidato sby saat jadi presiden|pidato sby di harvard university|pidato sby 1 juni|pidato sby di malaysia|pidato sby terbaru|pidato sby tadi malam|pidato sby tentang moeldoko|pidato sby hari ini|pidato sby bahasa inggris|pidato sby klb|pidato presiden sby 1 juni 2011|pidato presiden sby|video pidato presiden sby|pidato bahasa inggris presiden sby|isi pidato sby|teks pidato sby di pbb|isi pidato sby yang bikin pdip gerah sampai ungkit ungkit masa lalu

Panas! Isi Pidato SBY Yang Bikin pdip Gerah Sampai Ungkit Ungkit Masa Lalu
Panas! Isi Pidato SBY Yang Bikin pdip Gerah Sampai Ungkit Ungkit Masa Lalu

RadarTimikaOnline – Halo teman-teman kembali lagi bersama admin yang akan membagikan kabar atau berita terbaru, yang sedang viral dan tranding pada saat ini. Simak terus artikel ini hingga selesai, dengan judul Panas! Isi Pidato SBY Yang Bikin pdip Gerah Sampai Ungkit Ungkit Masa Lalu

Partai Demokrat mengadakan Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) pada 15-16 September 2022. Pada Rapimnas, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), ketua Dewan Tertinggi Partai Demokrat, menyampaikan pidato pada Rapimnas, yang pada saat itu disampaikan secara tertutup.

Namun, kutipan pidato SBY beredar di media sosial. Dalam pidato ini, SBY menyatakan akan turun gunung pada Pemilu 2024. Bahkan, dia diberitahu bahwa akan ada kecurangan dalam pemilu 2024.

Selain itu, SBY juga mengungkapkan bahwa ada upaya untuk membuat Partai Demokrat tidak mungkin mengajukan calon presiden dan wakil presiden pada Pilpres 2024.

Meskipun SBY tidak menyebut nama, pidatonya membuat PDI-P naik darah. Partai yang menjadi tempat berlindung Jokowi, telah membantah keras apa yang dikatakan SBY.

Panas! Isi Pidato SBY Yang Bikin pdip Gerah Sampai Ungkit Ungkit Masa Lalu

Panas! Isi Pidato SBY Yang Bikin pdip Gerah Sampai Ungkit Ungkit Masa Lalu
Panas! Isi Pidato SBY Yang Bikin pdip Gerah Sampai Ungkit Ungkit Masa Lalu

Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan (PDIP) Hasto Cristianto mengatakan ada kecurangan dalam Pemilu 2009.

Dia mengatakan bahwa ada upaya kecurangan besar-besaran dalam pemilu 2009. Dia mengatakan bahwa Demokrat telah melihat kenaikan pemilih hingga 300 persen, yang dianggap tidak normal.

“Ini adalah penipuan besar-besaran. Jadi partai politik pada saat itu cenderung berubah menjadi partai elektoral, fungsi partai politik direduksi hanya menjadi mesin untuk memenangkan pemilu. Di Indonesia, ada reproduksi global politik Amerika melalui liberalisasi politik dan ekonomi setelah krisis mata uang 1997. Partai Demokrat adalah contoh hadirnya partai elektoral,” kata Hasto dalam konferensi pers yang disiarkan secara online pada hari Minggu (18/9).

“Sekarang dalam sistem multi-partai seperti Indonesia, yang sangat kompleks dengan persaingan yang sangat ketat, hampir tidak mungkin partai politik seperti Partai Demokrat mengalami kenaikan 300 persen pada Pemilu 2009. Ini adalah anomali pemilu,” lanjutnya.

Menyebut PDIP sebagai korban penghalangan

Selain itu, Hasto mengatakan PDI Perjuangan merupakan korban penghadangan pada Pemilu 2009.

Saat itu, PDIP telah menyetujui kerja sama politik dengan Partai Persatuan Pembangunan (PPP). Namun sayangnya, partai berlambang kepala banteng itu terdampar, sehingga PDI Perjuangan memutuskan koalisi dengan Gerindra.

“(Pada) 2009, elit PDI Perjuangan dan PPP, dengan Pak Suryadharma Ali, memang berencana bekerja sama agar kami bisa memenuhi tuntutan PT, tapi ada ganjalan di putaran terakhir, sehingga PDI Perjuangan akhirnya bekerja sama dengan Gerindra,” kata Hasto.

Tidak hanya itu, kecurangan juga terjadi selama Pemilu 2019. Di mana, PDI Perjuangan membuka pintu bagi Demokrat untuk bergabung dengan koalisi Indonesia Maju dan mencalonkan Jokowi sebagai calon presiden.

“Kalau saya lihat cerita kecil ini dari tahun 2019, banyak sekali diskusi pada saat Demokrat ingin bergabung dengan pemerintahan Pak Jokowi. Saya mendengar dengan mata kepala sendiri bahwa Ibu Mega tidak keberatan. Karena 2014 dan 2019 berbeda,” katanya.

Namun, setelah diskusi selesai, SBY tiba-tiba angkat bicara dan mengatakan ada upaya untuk menghalangi Demokrat bergabung dengan koalisi Jokowi karena ada salah satu ketua partai yang tidak setuju.

“Kemudian saya bilang ada rekam jejak, saya bilang ke Pak SBY, Pak Agus itu teman saya di Komisi VI. Dan saya bilang ke Pak Agus bahwa sikap PDI Perjuangan baik-baik saja, kalau Agus Hermanto mau bergabung dengan pemerintahan Pak Jokowi, maka lobi-lobi dilakukan,” katanya.

“Pak SBY melobi Gerindra untuk melobi kursi Pak Jokowi dan kemudian tidak diputuskan dan kemudian Pak SBY angkat bicara. Bahwa dalam kerjasama dia tidak bisa bergabung karena ada salah satu ketua partai yang keberatan,” tambahnya.

Berikut cuplikan video SBY di akun youtube Kompas yang membuat kubu pdip panas.

 

Penutup

Terimakasih atas kunjungannya, jangan lupa ikuti terus web ini agar tidak ketinggalan berita-berita yang sedang trend atau viral. Hanya itu yang dapat admin bagikan tentang Panas! Isi Pidato SBY Yang Bikin pdip Gerah Sampai Ungkit Ungkit Masa Lalu

Leave a Reply

Your email address will not be published.